Membaca Lagi Laskar Pelangi
Apa yang berubah ketika buku ini dibaca dari sudut pandang guru, bukan pembaca umum?
2 views· 0 tanggapan
Belasan tahun setelah pertama kali membaca Laskar Pelangi, saya membacanya lagi — kali ini sebagai guru. Halaman yang dulu terasa hangat kini terasa penuh tanggung jawab.
Bu Mus, Pak Harfan, dan sepuluh siswa Sekolah Muhammadiyah bukan lagi sekadar karakter. Mereka menjadi cermin — apakah saya sudah cukup hadir untuk siswa saya?
Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.